Mengenal Ubur-ubur Sejati (Schypozoa)

Ubur-ubur adalah sejenis hewan laut yang tidak memiliki tulang belakang yang tergabung dalam filum Cnidaria kelas Schypozoa. Meski banyak binatang lainnya yang dikenal sebagai ubur-ubur seperti Ubur-ubur sisir atau Ctenophora dan Ubur-ubur kotak atau Cubozoa, namun secara ilmiah kedua hewan air tersebut bukanlah sejenis ubur-ubur sejati.

Mengenal Ubur-ubur Sejati (Schypozoa)

Terdapat sekitar 200 spesies ubur-ubur anggota kelas Schypozoa, dari semua spesies ubur-ubur tersebut terbagi kedalam 2 kelompok yang dibedakan dari bentuk dasar tubuhnya, antara lain:
  1. Medusa adalah jenis ubur-ubur yang dapat berenang bebas atau motil, mirip mangkuk terbalik.
  2. Polip adalah jenis ubur-ubur yang menempel pada substrat dasar laut atau sesil.
Ukuran tubuh ubur-ubur tergantung jenis spesiesnya, dari yang terkecil berukuran sekitar 2cm hingga spesies ubur-ubur terbesar berukuran maksimal hingga 2 meter. Terdapat 3 ordo dari hewan pemakan Krustasea atau Ikan tersebut, antara lain ordo Coronatae, ordo Semaeostomeae, dan ordo Rhizostomae.

Klasifikasi ilmiah
KingdomAnimalia
FilumCnidaria
KelasScyphozoa (Goette, 1887)
OrdoCoronatae
Semaeostomeae
Rhizostomae
Schypozoa atau ubur-ubur merupakan binatang diploblastik yang memiliki 2 lapisan sel utama, yaitu eksoderm dibagian luar dan gastroderm di dalam yang ditopang oleh mesoglea yang berfungsi sebagai rangka. Hewan yang dapat ditemukan di seluruh lautan di dunia ini memiliki sel berbentuk jarum yang berfungsi menusuk serta mengirim racun terhadap mangsanya. Sel penyengat ini dinamakan Nematosista. Nematosista yang terdapat pada tentakelnya tersebut terdiri atas organel knida atau knidosista dan gulungan benang yang berisi racun, pada bagian ujung benang tersebut terdapat kait yang dapat menusuk mangsanya. Nematosista hanya dapat digunakan untuk satu sekali serangan, namun dapat terbarukan dalam waktu sekitar 48 jam.

Binatang yang tidak mempunyai sistem saraf pusat ini dapat mendeteksi zat kimia seperti bebauan dengan menggunakan fungsi knidositnya dan merespon berbagai rangsangan dengan menggunakan jaring saraf yang terdiri dari neuron. Ubur-ubur juga tidak memiliki organ pernafasan, mereka bernafas melalui kedua lapisan sel yang dimilikinya.

3 Ordo Ubur-ubur atau Schypozoa
Ordo
Coronatae
Schypozoa yang disebut juga sebagai ubur-ubur mahkota karena memiliki bentuk payung menyerupai sebuah mahkota. Pada umumnya ubur-ubur dari ordo Coronatae dapat membuat cahaya pada tubuhnya.
Ordo
Rhizostomae
Ubur-ubur anggota ordo Rhizostomae merupakan ubur-ubur yang tidak memiliki tentakel, namun mereka memiliki 8 lengan bercabang dan penuh nematosista. Ubur-ubur dari ordo ini merupakan jenis ubur-ubur konsumsi atau bahan pengobatan.
Ordo
Semaeostomeae
Ubur-ubur ordo Semaeostomeae merupakan jenis ubur-ubur paling populer dan dikenal memiliki 4 tentakel oral dengan sel-sel penyengat nematosista. Tentakel yang lainnya menempel pada sisi-sisi payungnya.

0 Response to "Mengenal Ubur-ubur Sejati (Schypozoa)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel